December 2010
9 posts
the unnecessary: naah gini dong.. →
trianursatiti:
Jakarta - Sebuah blog yang ditulis seorang novelis, ES Ito, menyebar cepat di dunia maya. Judulnya ‘Surat Untuk Firman’ yang dinilai publik sangat inspiratif. Ito berpesan pada Firman Utina cs, bahwa esensi sepak bola adalah berbagi kegembiraan dengan seluruh rakyat. Tidak ada urusan menang kalah.
kampus ini sudah berubah ya….
jam malem, pedagang diusir, sunroof tutup,...
– M Wisna Anjaya (13406122)
Because ‘world’ is so fckin overrated.
(via iota-diamond)
Wahai gadis pujaan, tak kuasa kantuk ini menghadang, tetap semangat dengan...
– Halmi Insani, via sms.
pesan singkat terdangdut yang pernah saya terima seumur hidup saya.
(via febirhiana)
dangdut dangdut tapi seneng kan!?! HAHAHAHAHA..
(via arvorandonuvem)
BRB ngambil balsem. kram perut ngakak.
Semoga Allah melimpahkan rahmat dan karuniaNya kepada orang yang bikin digilib
– Ulung (J-14 pengumpulan tugas kolokium)
Begitulah, sungguh pelita dalam kegelapan deh digilib ITB —> generasi males pinjem kartu perpus temen sementara kartu perpus sendiri entah dimana :))
Ah. Cuma BEDA dari ekspektasi awal…
– #menghiburdiri2010 di hadapan celupan gagal. Tenang Lina, 2 minggu lagi kamu talak 3 dari secang dan abaca :)
dialog dua generasi
di ruang tenun kriya lama, pa Tohari ngebantuin saya mindahin serat abaca dari kelosan ke kitiran. (sungguh kegiatan yang makan hati, karena si serat hampir tiap tiga puteran putus dan nyambungnya setengah mati. fffuuuu)
saya: ah! putus lagi!
Pa Toh: serat di kelosannya nih yang kusut, Lin
saya: putusin aja lah pa yang kusut, dibuang aja -__-
Pa Toh: ck. Dasar anak muda. Yang kusut tuh jangan dihindari, tapi dicari akar permasalahannya.
saya: ...... oh. oke.