December 2011
11 posts
: )
Seperti terkikis lapisan uap tipis di jendela penglihatan gw, gw bersyukur bisa melihat detail-detail kecil itu kembali, berdialog dengan bahasa-bahasa khas itu kembali, tanpa pertanyaan ‘kenapa’ tanpa harus menyusun argumen tau-tau gw terangkul kembali dalam barisan hangat.
Pasti inilah salah satu hal terbaik dari keputusan untuk berada di tempat gw berdiri saat ini. Terimakasih...
Lina: titip salam buat bule ganteng ya
Halmi: ga ada bule ganteng di sini, adanya indonesia tampan
Lina: temen lo ya? alumni mana mon? erasmus huis juga?
Halmi: gue gueeeeee
Halmi: Erasmus mundus woi bukan erasmus huis -___-
Lina: ehh, erasmus huis tuh apa ya? perpustakaan ya? haha ampun :))
Halmi: pusat kebudayaan Belandaa
Lina: (salah lagi) (dihapus dari contact bbm halmi)
Halmi: (di block)